Ditemukan Mayat Wanita di Tepi Kolam Buaya Mayang, Suami: Pamit Berangkat Kerja -->

Menu Atas

Loading...
DESKRIPSI GAMBAR

Advertisement

Ditemukan Mayat Wanita di Tepi Kolam Buaya Mayang, Suami: Pamit Berangkat Kerja

By: M Abdul Rosyid
Saturday, 24 October 2020


Jenazah tersebut diketahui berinisial FS, berusia 25 tahun, korban tinggal di Jl H Isa III, Kecamatan Tanjung Redeb.


Berau - Identitas jenazah wanita yang ditemui di tepi kolam buaya Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Berau akhirnya terungkap, Jumat (23/10/2020).

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly Kristian kepada awak media mengatakan, jenazah tersebut diketahui berinisial FS, berusia 25 tahun, korban tinggal di Jl H Isa III, Kecamatan Tanjung Redeb.

"Korban bekerja sebagai freelance di salah satu kafe di Tanjung Redeb," kata kasat Reskrim Polres Berau itu.

Sebelum ditemukan tewas, lanjut AKP Rido Doly Kristian, korban sempat minta izin kepada suaminya untuk berangkat kerja.

"Dari keterangan suami, korban sempat pamit berangkat kerja pada Selasa (20/10/2020) pukul 20.30 wita. Namun keesokan harinya wanita tersebut ditemukan telah meninggal dunia," tuturnya.

AKP Rido Doly Kristian menambahkan saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi dan pencarian barang bukti.

"Kita lakukan pemeriksaan ke teman-teman kerja korban serta suami korban. Kami juga mendapatkan barang bukti berupa jam tangan milik korban," ujarnya.

Terkait penyebab kematian korban akibat tindak pelaku pembunuhan atau pemerkosaan seperti yang ramai diperbincangkan masyarakat, pihaknya mengaku belum bisa memberi keterangan lebih lanjut.

Karena menunggu hasil visum dari dokter rumah sakit untuk memastikan kematian korban.

"Saat ini masih dalam proses autopsi, dan masih pemeriksaan saksi-saksi, secepatnya akan kami kabarkan hasilnya," ucapnya.

Sebelumnya sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan di tepi kolam Buaya Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Rabu (21/10/2020) sore.

Informasi yang dihimpun, saat ditemukan korban dengan tangan terikat dan mulut dilakban.