Tewas terbawa arus, ulang tahun berujung petaka -->

Menu Atas

Loading...
DESKRIPSI GAMBAR

Advertisement

Tewas terbawa arus, ulang tahun berujung petaka

By: M Abdul Rosyid
Sunday, 8 December 2019

Warga kemudian membawa korban ke puskesmas untuk mendapat pertolongan medis.

7liputan.co.id - Ulang tahun berujung petaka. Peristiwa tragis itu menimpa Riyani (15) siswi Madrasah Tsnawiyah (MTs) Ma'arif, Desa Wonosari, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen. Dia tewas tenggelam di Sungai Luk Ulo.

Diperoleh informasi, nahas itu terjadi saat korban yang beralamat di Desa Seboro, Kecamatan Sadang, Kebumen sedang membersihkan kotoran tepung yang menempal di baju seragam sekolahnya di Sungai Luk Ulo bersama dua rekannya.

Korban bersama dua rekannya ikut merayakan pesta ulang tahun teman sekelasnya, Sabtu (7/12/2019) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat sedang membersihkan baju, korban tiba-tiba terpeleset dan terbawa arus deras sungai. Korban yang tidak bisa berenang kemudian tertelan pusaran air.

Melihat kejadian itu, teman korban berteriak minta tolong ke warga. Setelah dilakukan pencarian, tubuh korban akhirnya ditemukan di dasar sungai dalam kondisi tak sadarkan diri.

Warga kemudian membawa korban ke puskesmas untuk mendapat pertolongan medis. Namun, nyawa korban tak terselamatkan saat dalam perjalanan.

Kepala MTs Ma’arif, Ahmad Muhtasin mengatakan, saat kejadian korban baru pulang sekolah dan merayakan ulang tahun temannya. “Seperti biasa, ulang tahun anak-anak kan pada ngelempar tepung. 

Korban ini hendak membersihkan bajunya di sungai, tapi terpeleset dan terbawa arus,” katanya, Minggu (8/12/2019).

Tetangga korban, Wawan mengatakan, saat kejadian debit air sungai sedang tinggi-tingginya karena beberapa hari terakhir Kecamatan Sadang diguyur hujan. “Saat itu, arus Sungai Luk Ulo sangat deras karena habis turun hujan,” ucapnya.

Saat ini, jenazah korban sudah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum Desa Wonosari, Kecamatan Sadang. Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.