Terkait polisi gadungan, AKBP Sudamiran ingatkan masyarakat -->

Menu Atas

Loading...
DESKRIPSI GAMBAR

Advertisement

Terkait polisi gadungan, AKBP Sudamiran ingatkan masyarakat

By: M Abdul Rosyid
Thursday, 26 December 2019


7liputan.co.id - AKBP Sudamiran Kasatreskrim Polrestabes Surabaya mengintakan bahwa masyarakat punya hak untuk menanyakan identitas polisi. Ini menyikapi kasus perampasan motor di Citraland Surabaya, yang pelakunya mengaku sebagai anggota polisi.

"Sebenarnya tanpa diminta, petugas kepolisian yang menghentikan seseorang itu menunjukkan identitas lebih dulu. Terkait nama, darimana dan kartu anggotanya," kata Sudamiran kepada Radio Suara Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Dalam aksinya, lanjut dia, dua pelaku perampasan motor itu memepet korbannya. Kemudian mengaku sebagai polisi sambil menodongkan pistol mainan untuk menakut-nakuti korban. Bahkan mereka juga memborgol korban dan membawa lari motornya. 

"Bagi masyarakat, kalau memang ada keraguan itu bukan petugas (polisi, red), bisa langsung teriak dan minta tolong," kata dia.

Sudamiran mengungkapkan, kasus perampasan motor yang dilakukan dua orang remaja itu akan terus dikembangkan. Pelakunya sudah diamankan, dan keduanya ditembak di bagian kaki karena melawan petugas. 

Dari pengembangan sementara, lanjut dia, ternyata kedua pelaku itu merupakan residivis kasus yang sama. Pelaku berinisial AM (31) pernah beroperasi di Bangkalan, sedangkan pelaku MS (18) beraksi di Surabaya. Keduanya terakhir kali beraksi di Citraland pada 4 Desember lalu, kemudian ditangkap pada 23 Desember di kawasan Bangkalan. 

"Kasus ini masih kita kembangkan. Tim masih ada di Madura," kata dia. 

Sudamiran mengimbau, masyarakat tetap waspada dengan kejahatan yang modusnya pun bermacam-macam.

"Kejahatan itu tidak bisa kita hilangkan. Meskipun begitu, petugas kepolisian sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi masyarakat, kami himbau untuk bisa menjadi polisi bagi diri sendiri," ungkapnya.