Polres Ciamis, ungkap ranmor roda empat dan prostitusi online -->

Menu Atas

Loading...
DESKRIPSI GAMBAR

Advertisement

Polres Ciamis, ungkap ranmor roda empat dan prostitusi online

By: M Abdul Rosyid
Thursday, 30 January 2020

Konferensi pers terkait tindak pidana pencurian kendaraan roda empat pick up, dan tindak pidana kasus prostitusi online.

Ciamis 7liputan.co.id- Kapolres Ciamis AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Konferensi pers terkait tindak pidana pencurian kendaraan roda empat pick up, dan tindak pidana kasus prostitusi online pada hari Kamis(30/01/2020) bertempat di mapolres Ciamis.

Untuk Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Roda Empat Pick Up Polres Ciamis berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) buah Kunci Astag, 1 (satu) buah Mata Kunci, 1 (satu) unit Mobil Pick Up Colt T120 SS warna hitam, 2013, 1 (satu) unit Mobil Pick Up L300 warna hitam, 2019, 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza warna hitam (sarana), 3 (tiga) unit Pick Up Suzuki Futura (hasil pengembangan), dan 1 (satu) unit Pick Up Mitsubishi SS (hasil pengembangan). 

Atas perbuatannya tersangka terjerat pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dipidana dengan pidana ancaman penjara 7 Tahun.

Sedangkan Tindak Pidana Pengungkapan Kasus Prostitusi Online Polres Ciamis berhasil mengamankan 1 (satu) unit Handphone merek VIVO V15 warna merah hitam beserta dengan kartu micro SD merk Visipro 4 Gb dan kartu Sim Telkomsel As, 1 (satu) unit Handphone merek VIVO V9 warna merah beserta kartu Sim XL, 1 (satu) unit Handphone merek VIVO V15 warna biru hitam beserta 2 kartu sim Telkomsel, Uang tunai sebesar Rp. 2.120.000.- (dua juta seratus dua puluh ribu rupiah), 4 (empat) buah Alat Kontrasepsi (kondom) merk sutra warna merah, 5 (lima) buah Alat Kontrasepsi (kondom) merk fiesta warna orange dan 1 (satu) buah Alat Kontrasepsi (kondom) yang bekas dipakai.
.
Atas perbuatan tersangka terjerat pasal 296 KUHPidana Jo Pasal 506 KUHPidana tentang Barang siapa yang mata pencahariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain, dipidana dengan pidana ancaman penjara paling lama 1 Tahun 4 bulan.