Diduga cabuli anak SD, seorang tukang es krim dicokok Polisi -->

Menu Atas

Loading...
DESKRIPSI GAMBAR

Advertisement

Diduga cabuli anak SD, seorang tukang es krim dicokok Polisi

By: M Abdul Rosyid
Monday, 27 January 2020

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, mengatakan, peristiwa pencabulan ini sebenarnya terjadi pada Minggu (29/12/2019) 

Surabaya 7liputan.co.id- Entah setan apa yang merasuki Andik (48), pria asal Jombang, penjual es krim di Surabaya. Ia diduga tega mencabuli bocah perempuan berusia 11 tahun yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

Atas aksi bejatnya, Andik pun dilaporkan oleh orang tua korban ke polisi dengan nomor laporan, LP/B/029/I/Res.1.24./ 2020/Jatim/Restabes Surabaya. Andik pun dijebloskan ke tahanan polisi.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, mengatakan, peristiwa pencabulan ini sebenarnya terjadi pada Minggu (29/12/2019) lalu, di sebuah kamar kos di Jalan Rungkut Menanggal, Kota Surabaya.

Namun oleh orang tua korban baru dilaporkan pada Senin (13/1/2020).
“Iya, peristiwa ini terjadi Desember tahun lalu, di rumah kos Jalan Rungkut Menanggal,” kata Ruth Yeni, Senin (27/1/2020).

Usai kejadian, korban tak langsung melaporkan peristiwa yang dialami kepada orang tuanya, karena takut. Namun belakangan korban berani menceritakannya hingga kasus tersebut ditangan Polrestabes Surabaya.
Dalam pengungkapan ini, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain sepotong baju muslim warna merah bata, sebuah kaos dalam warna putih dan celana dalam yang juga berwarna putih.